untuk kesekian kalinya aku coba untuk menuliskan banyak hal tentangmu
dan untuk kesekian kalinya pula aku gagal dan tak berhenti meneteskan air mata setiap mengingatmu.
tak ada yang bisa mendeskripsikan kehebatanmu di mataku, bahkan hanya dengan sekedar kata2 yang kutuliskan saat ini.
aku yakin, kau sedang bahagia disana, bahkan lebih bahagia dari ketika aku mencoba membahagiakanmu.
aku ingin melihatmu tertawa, meski tawa itu bukan karna aku.
aku ingin sekali memelukmu dan berkata , "aku kangen kamu " , tapi aku percaya, tanpa kukatakan pun, kau tau itu.
aku rindu menangis di pundakmu dan berkata "aku pengen ditemenin kamu" , dan kau membalas dengan tatapan mu "iya, aku temenin sampe kamu minta aku pergi" , kata2 yang mungkin tak pernah kudapatkan dari yang lain.
aku rindu memelukmu dan berkata , "kemenangan ini buat kamu" , dan kau membalas dengan senyuman yang sangat menyejukan.
bodohnya aku, tak pernah sadar, betapa hebatnya sosokmu dihidupku.
kau ada ketika aku butuh seorang teman, seorang kakak, seorang adik, bahkan seorang saudara.
tak pernah kulihat ada yang berbeda dari tatapan mu untukku, bahkan ketika aku sangat menyakitimu.
kau mengajarkan aku arti maaf yang sebenarnya..
masih kuingat dengan sangat jelas ketika aku menyakitimu dan meminta maaf padamu, kau cuma berkata "kenapa minta maaf, aku ga pernah ngerasa kamu salah sama aku, kan kamu yang bilang, kalo ga salah, jangan minta maaf.." dan kau pun memelukku sambil membiarkan aku menangis di pundakmu.
teman, aku percaya kau pun disana sedang mengenang semua cerita indah yang pernah kita lakukan.
sempga nanti, ketika kita sama2 sudah menjadi "orang" , kita akan dipertemukan dan dengan lantang kita bisa berkata "bintang kita bersinar bareng-bareng".
teman, semoga kau bahagia disana, meskipun aku tak pernah tau kau dimana, tapi aku percaya, Allah bisa lebih baik menjagamu dan jadi teman ceritamu dibanding aku..
maaf aku belum bisa jadi yang terbaik untukmu..
aku bukan manusia sempurna, karna itu aku butuh kamu buat nyempurnain idup aku.
aku sayang kamu..
~ARN