ketika aku mengendarai sebuah pesawat hanya untuk mencarimu,
ya, mencarimu, entah kemana.
mungkin itu yang sedang kufikirkan sekarang, ketika aku mencarimu, ingin mengetahui kabarmu, ingin mendengar sedikit ceritamu , ingin mengetahui apa yang kamu lakukan, ingin menjadi tempat pelarian, seperti dulu.
kamu dimana? kamu kenapa? izinin aku untuk sedikit ngeringanin beban kamu.
aku kangen kamu..
aku kangen kamu yang ceria, aku kangen kamu yang ga pernah berenti tertawa, aku kangen semua hal tentang kamu..
Ya Allah, aku tau, Kau bisa lebih baik menjaganya dibanding aku, tapi apa tak ada kesempatan aku untuk ada di sampingnya?
aku hanya ingin bersamanya, melalui semua masalahnya, setidaknya aku bisa sedikit membantunya dengan mendengar cerita dan keluh kesahnya,
kamu dimana? kamu knapa?
cuma pertanyaan itu yang ada di pikiran ku skrang.. bahkan aku terlalu takut untuk bertanya..
kawan, kami ada disini, menunggu mu sedikit melihat mata kami.
aku yakin kamu kuat, aku yakin kamu hebat, aku yakin kamu bisa ngelewatin semuanya,
aku cukup kenal kamu, bahkan kamu masih bisa ketawa di kondisi terburuk kamu.
tapi kenapa skrang semua ilang?
teman, tolong, izinin aku setidaknya untuk ngeliat kondisi kamu.
bukan untuk ngeganggu kamu, hanya ingin melihat sedikit keadaanmu.
aku disini, nunggu kamu..
-untuk 19 Agustus 1991-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar