entahlah, kapan terakhir kali gw nangis sambil meluk orang yang gw anggep lebih kuat..
gw lupa rasanya meluk orang , nangis sepuas-puasnya,
gw lupa rasanya ngedapetin semangat yang bukan sekedar kata2..
dulu, gw cuma bisa ngenang masa lalu,
saat semua orang blm merasa dewasa dan bisa saling menguatkan..
saat semua bisa tertawa lepas tanpa lupa mengejar impianya..
satu rasa. mungkin itu yang uda gw lupa..
disaat sebuah persahabatan hanya didasari satu visi, bukan satu janji..
tawa itu, semangat itu, terlalu dalam nampaknya..
aku semakin dewasa, dan aku tau, kadang aku harus siap semakin terluka..
kamu dimana? ato mungkin lebih tepatnya, kamu siapa?
orang yang bisa membantuku berjalan saat aku tertatih..
orang yang bisa menuntunku saat aku lupa.
kata-kata sayang , "jangan lupa shalat ya.." yang hampir tak pernah kudapatkan..
"ayo bangun , shalat tahajud.. " , reminder yang selalu ku rindukan..
sendirian, ya , aku harus membangun semuanya sendirian..
karena mungkin bukan lagi saatnya saling memperhatikan..
kamu kemana?
seandainya aku bisa mengulang cerita, dan mengulang semuanya..
sampai detik ini pun, tak ada yang kurasa tepat.. mungkin begitupun aku untuk mereka..
aku rindu, tapi entah dengan siapa..
semoga tidak untuk selamanya..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar